Inilah Alasan BNPB Perpanjang Masa Darurat Virus Korona di Indonesia Hingga 29 Mei

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo

Alasan BNPB Perpanjang Masa Darurat Virus Korona di Indonesia Hingga 29 Mei – Masa darurat bencana virus Korona di Indonesia diperpanjang hingga 29 Mei mendatang, demikian keterangan Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita kepada wartawan, Selasa (17/03/2020).

Keterangan ini sendiri sudah tertuang dalam SK BNPB No. 13 A yang secara resmi telah ditandatangani oleh ketua BNPB Doni Monardo. Surat keterangan ini sendiri berisi 4 poin utama.

Poin pertama berisi tentang penetapan perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana virus Korona menjadi wabah berskala Nasional.

Poin kedua berisi tentang perpanjangan status pada poin pertama menjadi 91 hari mulai dari 29 Februari hingga 29 Mei 2020.

Poin ketiga berisi segala biaya yang akan dikeluarkan atas penetapan SK tersebut akan dibebankan pada dana siap pakai yang dimiliki oleh BNPB.

Sementara itu poin terakhir berisi bahwa SK tersebut bisa dan mungkin akan diperbaharui jika ada kekeliruan bila ditemukan dimasa yang akan datang.

BNPB sendiri menjelaskan bahwa salah satu alasan perpanjangan status darurat virus yang memiliki nama resmi COVID-19 ini di Indonesia adalah karena adanya perubahan karakter pada virus tersebut.

Jika sebelumnya masa inkubasi virus hingga 14 hari, di Indonesia ada pasien yang tidak menunjukan gejala hingga mencapai hapir 20 hari, oleh karena itu masa karantina membutuhkan waktu lebih lama bagi pasien terduga Korona.

Hingga kini kasus pandemi virus Korona di Indonesia sudah berada di angka 172 dengan pasien dinyatakan pulih atau sehat 8 orang dan pasien meninggal dunia 5 orang.

Pemerintah daerah dibeberapa provinsi sudah melakukan kajian untuk melakukan lockdown seperti yang dilakukan pemerintah negara Italia namun tidak akan ada keputusan tanpa izin dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Fakta virus korona Teratas yang Tidak Anda Ketahui

You May Also Like

About the Author: Auliya Fikri

Blogger & Freelancer. Tertarik dengan topik seputar bisnis, ekonomi, investasi, teknologi, dan gaming.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *