server storage Raspberry Pi menggunakan Samba

Sob, saya punya raspberry pi dua & sebuah hardisk external 2TB, saya ingin menciptakan server storage memakai 2 perangkat tersebut. Sebelumnya raspberry pi saya telah menggunakan Operating System rasbian (raspberry debian), sebagai akibatnya sangat mudah konfigurasinya menggunakan sedikit familiar dengan linux command.

untuk service yang saya gunakan sebagai server storage adalah Samba , kenapa saya menggunakan samba, karena saya ingin semua OS, linux maupun windows support mengakses server storage saya nantinya.

Ok sob kini kita eksklusif mencoba ngoprek perangkat tersebut. Tahapan awal adalah dengan mendownload & menginstall samba dalam raspberry pi. Caranya merupakan sebagai berikut

sudo apt-get update

sudo apt-get install samba samba-common-binoh iya seperti yang awal saya bilang tadi command di atas adalah keliru satu linux command, & buat mendownload & install samba, pastikan raspberry pi telah terkoneksi menggunakan internet.

Bila sudah terdownload & terinstall, langkah selanjutnya merupakan tahap configurasi samba. Untuk ini aku ingin data yg ada di server storage nantinya terdapat passwordnya supaya nir asal-asalan user mengintip file aku . Tahap konfigurasinya merupakan seperti ini

  1. mengecek hardisk 2 TB saya terbaca di raspberry, caranya adalah dengan menggunakan command line
    df -h

    untuk langkah ini posisi hardisk external saya berada pada /dev/sda2 dan mounted dengan nama /media/Seagate Expansion Drive

  2. konfigurasi file smb.conf pada /etc/samba/smb.conf, alangkah baiknya sebelum mengkonfigurasi, file smb.conf di copy dengan nama lain. disini saya merubah file smb.conf yang asli menjadi smb.conf.backup, cara merubahnya adalah sebagai berikut
    sudo cp /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.backup

    setelah file asli disalin kita mengkonfigurasi file smb.conf, disini saya menggunakan nano untuk text editornya.

    sudo nano /etc/samba/smb.conf

    setelah melihat konfigurasi smb.conf, kita modif seperti ini

security = user

workgroup = WORKGROUP

[Raspy-Share]

comment = RaspberryPi 2TB

path = /media/Seagate Expansion Drive

browseable = yes

writeable = yes

only guest = no

create mask = 0777

directory mask = 0777

public = no

  • exit dari editor langkah selanjutnya adalah melihat hasil konfigurasi smb.conf
    testparm
  • apabila konfigurasi sudah sesuai dengan yang kita inginkan, langkah selanjutnya adalah restart service samba
    sudo service samba restart
    			
  • karena saya ingin data server storage saya di password, maka saya akan buat user samba dengan cara seperti ini
    sudo smbpasswd -a pi
  • setelah membuat user samba, mengecek hasil user samba dengan cara command ini
    sudo pbdedit -L
  • terakhir tes konek ke samba, cara tes nya
    smbclient -L Localhost
  • nah sekarang saya akan mencoba dari OS windows apakah sharingnya muncul notif user dan password apa tidak. dan hasilnya adalah seperti gambar ini. mudahkan sob, hanya 7 langkah.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *